Wednesday, July 22, 2026
HomeHumanioraApakah Sahur Melebihi Waktu Imsakiyah Tetap Diperbolehkan? Penjelasan Lengkap

Apakah Sahur Melebihi Waktu Imsakiyah Tetap Diperbolehkan? Penjelasan Lengkap

- Advertisement -
- Advertisement -

Menjelang bulan Ramadan 1446 H, penting bagi umat Muslim untuk memperhatikan waktu sahur. Jadwal imsakiyah menandai batas akhir sahur sebelum waktu subuh dimulai. Namun, seringkali timbul pertanyaan apakah sahur yang dilakukan setelah waktu imsakiyah masih diperbolehkan. Waktu imsak sebenarnya hanya sebagai pengingat untuk berhati-hati dan tidak makan atau minum terlalu dekat dengan waktu subuh. Imsak bukanlah batas akhir sahur, karena waktu sahur berakhir saat azan subuh dikumandangkan.

Untuk menjawab kebingungan umat Muslim terkait sahur yang dilakukan melebihi waktu imsakiyah, sudah ada penjelasan dari para ulama dalam berbagai kitab. Berdasarkan penjelasan dari Imam Al-Mawardi, waktu puasa dimulai saat terbit fajar, bukan saat imsak. Sedangkan Musthafa al-Khin menyatakan bahwa puasa adalah menahan diri dari yang membatalkan puasa. Oleh karena itu, berhenti makan sebelum fajar hanya anjuran agar puasa lebih sempurna.

Waktu imsak yang tercantum dalam jadwal imsakiyah ditetapkan oleh para ulama sebagai bentuk kehati-hatian. Biasanya, waktu imsak merupakan sepuluh menit sebelum azan subuh. Tujuannya adalah agar orang yang berpuasa bisa segera mengakhiri makan sahur, membersihkan sisa makanan di mulut, mandi, dan mempersiapkan diri untuk shalat subuh. Makan dan minum saat imsak masih diperbolehkan, namun harus dihentikan saat azan subuh berkumandang yang menandakan dimulainya waktu puasa.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer