Pemerintah dan NU Sepakat, Awal Ramadan 1446 Hijriah Jatuh pada 1 Maret 2025
Pemerintah Indonesia resmi menetapkan awal Ramadan 1446 Hijriah/2025 dimulai pada Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini diumumkan usai sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, setelah proses pemantauan hilal sempat membuat pengumuman mundur sekitar 40 menit dari jadwal semula.
Hilal Baru Terlihat di Aceh
Penundaan itu terjadi karena hilal belum terlihat di sebagian besar wilayah Indonesia. Tim Hisab Rukyat kemudian menunggu hasil pemantauan hingga wilayah paling barat, yakni Aceh, yang akhirnya menjadi penentu. Menurut Nasaruddin Umar, hilal di Aceh berhasil ditemukan dan disaksikan oleh dua orang saksi, lalu disahkan oleh hakim agama setempat.
Setelah itu, pemerintah menetapkan bahwa 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada 1 Maret 2025. Proses penetapan ini melibatkan pemantauan di 125 titik di seluruh Indonesia, dengan keterlibatan ahli falak dari Kantor Wilayah Kemenag, Kemenag Kabupaten/Kota, Pengadilan Agama, organisasi masyarakat Islam, serta instansi terkait lainnya.
NU dan Muhammadiyah Sama-Sama Tetapkan 1 Maret
Kesepakatan awal puasa pada tanggal yang sama juga datang dari Nahdlatul Ulama (NU). PBNU mengumumkan penetapan tersebut melalui siaran di YouTube TVNU. Sebelumnya, Muhammadiyah juga sudah lebih dulu menetapkan awal Ramadan dan Idulfitri pada tanggal yang sama.
Dengan demikian, awal Ramadan 2025 menjadi momen yang relatif seragam bagi umat Islam di Indonesia, setidaknya dari keputusan resmi pemerintah, NU, dan Muhammadiyah. Penetapan yang beriringan ini memberi kepastian bagi masyarakat untuk menyiapkan ibadah puasa sejak 1 Maret 2025.
Source link


