Saturday, January 17, 2026
HomeHukumProfil Riva Siahaan, Dirut Pertamina Patra Niaga: Pengalaman dan Kesuksesan

Profil Riva Siahaan, Dirut Pertamina Patra Niaga: Pengalaman dan Kesuksesan

- Advertisement -
- Advertisement -

Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, sedang menjadi perbincangan hangat setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pertamina. Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus menetapkan tujuh orang sebagai tersangka terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero), Sub Holding, serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk periode 2018 hingga 2023, yang menyebabkan kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp193,7 triliun.

Riva Siahaan sendiri memiliki latar belakang yang cukup kuat di Pertamina. Ia telah berkarir di perusahaan pelat merah tersebut sejak lama dan menduduki berbagai posisi strategis. Setelah menempuh pendidikan Sarjana Manajemen Ekonomi di Universitas Trisakti dan Magister Business Administration di Oklahoma City University, Amerika Serikat, Riva memulai karir di Pertamina pada tahun 2008 dan terus menanjak dalam jabatan dan tanggung jawab yang diemban.

Namun, Seperti yang terjadi pada Oktober 2021, Riva dipindahkan ke Pertamina Patra Niaga, di mana ia diangkat sebagai Direktur Utama setelah RUPS pada Juni 2023. Namun, kiprahnya dalam dunia energi menjadi tercoreng setelah dianggap terlibat dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam periode 2018–2023, yang mengakibatkan kerugian negara hingga Rp193,7 triliun.

Penetapan Riva sebagai tersangka menimbulkan berbagai spekulasi dan perhatian publik terhadap mekanisme pengelolaan minyak mentah dan transparansi bisnis di sektor energi. Kejaksaan Agung terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap peran Riva Siahaan dan pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Publik menantikan langkah hukum selanjutnya dan kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus besar yang merugikan negara ini.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer