Seorang ayah, SN (45), terguncang dan tak sanggup menahan tangis ketika menceritakan kejadian tragis yang menimpa anaknya akibat kekerasan seksual di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Dalam pertemuan dengan media, SN mengungkapkan bahwa anaknya yang berusia delapan tahun telah menjadi korban sejak kelas 1 Sekolah Dasar. Sang ayah terkejut mengetahui bahwa pelaku berinisial I adalah guru mengaji anaknya di Masjid terdekat. I, yang berusia 15 tahun dan merupakan pengajar di Masjid, juga terbukti melakukan tindakan tidak senonoh di kediamannya. SN merasa kecewa karena tempat kejadian tersebut terjadi di dalam Masjid. Modus operandi pelaku untuk merayu anaknya adalah dengan memberikan kerupuk, uang, dan handphone untuk bermain game. SN baru mengetahui kejadian tersebut setelah anaknya diajak untuk bermain futsal. Rekan pemilik lapangan futsal juga memperingatkan agar berhati-hati dengan pelaku yang memiliki reputasi negatif. SN berharap agar orang tua lain bisa belajar dari kejadian tersebut dan lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka.
Tangis Pilu Ayah Korban Kekerasan Seksual Guru Mengaji di Masjid
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait


