Hujan deras yang terus menerus mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Minggu hingga Selasa pagi menyebabkan beberapa sungai, termasuk Ciliwung dan Pesanggrahan, meluap dan merendam ratusan rumah di Jakarta, Bogor, dan Bekasi. Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir terparah disebabkan oleh meluapnya Sungai Ciliwung dengan ketinggian mencapai empat meter. Video yang beredar di media sosial juga memperlihatkan banyak perumahan yang terendam banjir di wilayah tersebut.
Di tengah banjir yang melanda, warga terpaksa mengungsi untuk menyelamatkan diri. Sejumlah wilayah di Jakarta dan Bekasi terendam hingga atap, sementara mobil-mobil terlihat terendam di jalanan. BNPB melaporkan bahwa sekitar 140 rumah di Kota Bekasi terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 300 sentimeter. Beberapa kecamatan di Bekasi, seperti Bekasi Timur, Bekasi Utara, dan Bekasi Selatan, juga terdampak banjir.
Di Tangerang Selatan, Banten, sebanyak 1.870 rumah juga terendam banjir akibat hujan lebat. Meskipun sebagian besar rumah sudah terkena dampak banjir, hujan kembali mengguyur wilayah Bekasi dan Jakarta Selatan pada Selasa sore. Situasi banjir ini masih terus dipantau oleh warga setempat as of Selasa pukul 14.000 WIB. Kondisi cuaca yang tidak menentu menambah kesulitan bagi warga and authorities dalam penanganan banjir.


