Presiden Prabowo Subianto meresmikan Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Senin (24/2) dalam acara di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam struktur kepemimpinan Danantara, Rosan Perkasa Roeslani diangkat sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan Dony Oskaria sebagai Chief Operating Officer (COO) untuk mendukung operasional badan tersebut. Dony Oskaria sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Kabinet Merah Putih sejak Oktober 2024, dan dipercaya untuk memimpin PT Aviasi Pariwisata Indonesia sebagai Direktur Utama pada tahun 2021. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan Dony Oskaria senilai Rp28,8 miliar pada akhir 2023, dengan rincian aset berupa tanah, bangunan, alat transportasi, mesin, dan lainnya. Danantara Indonesia bertugas mengelola investasi pemerintah dengan tujuan mengoptimalkan investasi negara untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Badan ini diberi nama “Daya Anagata Nusantara” oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan fungsi meningkatkan efisiensi aset, menarik investasi, serta mengelola dana investasi negara dengan prinsip tata kelola yang baik untuk memperkuat sektor-sektor strategis ekonomi Indonesia.


