Pada musim 2025-2026, pelatih Manchester City, Josep “Pep” Guardiola, menekankan pentingnya peran pemain veteran yang berusia 30 tahun ke atas dalam membangun kembali skuad tim. Guardiola menyatakan keyakinannya bahwa para pemain veteran tersebut akan menjadi bagian integral dari masa depan klub. Musim sebelumnya, Manchester City hanya berhasil meraih Piala FA setelah tertinggal 20 poin dari Liverpool dalam klasemen Liga Inggris, tersingkir dari Liga Champions oleh Real Madrid, dan kalah dari Tottenham Hotspur dalam Piala Liga. Performa buruk ini memicu kritik terhadap keputusan klub yang lambat dalam menyegarkan skuad yang sudah menua.
Sebagai respons terhadap kritik tersebut, City melakukan pergerakan pada bursa transfer musim dingin dengan merekrut empat pemain muda, di antaranya Omar Marmoush (26 tahun), Abdukodir Khusanov (21 tahun), Nico Gonzalez (23 tahun), Vitor Reis (19 tahun), dan Claudio Echeverri (19 tahun). Guardiola menegaskan perlunya kesatuan antara pemain baru dan lama untuk mencapai kesuksesan di akhir musim dan musim berikutnya. Dia pun menyebutkan para pemain veteran seperti Gundo (Gundogan, 34 tahun) dan Berni (Bernardo Silva, 30 tahun) sebagai bagian yang tak terpisahkan dari rencana tim untuk masa depan.
Guardiola juga menggarisbawahi pentingnya Manchester City untuk kembali tampil di Liga Champions musim depan. Saat ini, City berada di posisi keempat dengan 47 poin, hanya terpaut lima poin dari Aston Villa di peringkat kesepuluh. Target klub adalah untuk finish di zona empat besar guna memastikan partisipasi mereka di kompetisi elit Eropa tersebut. Dengan fokus yang datang dari pelatih dan pemain, City berharap dapat meraih kesuksesan di bidang domestik maupun internasional.


