Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat memberikan bantuan logistik kepada korban banjir Kedoya Selatan yang saat ini mengungsi di kantor kelurahan setempat. Bantuan berupa 20 paket Higiene Kit, lima kardus air mineral, delapan kardus biskuit, lima kardus pop mie, lima kardus mie instan, enam kardus sabun, tiga kardus popok bayi, dan 15 lembar selimut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas banjir. Selain itu, PMI Jakarta Barat juga menyediakan 250 kotak makanan siap saji untuk berbuka puasa para korban di lokasi pengungsian yang berjumlah 234 orang.
Tidak hanya menyediakan bantuan logistik, PMI Jakbar juga akan membuka layanan kesehatan dan dukungan psikososial (Psychological First Aid/PFA) bagi warga terdampak. Tim kesehatan PMI akan memberikan layanan medis, sementara tim psikososial akan membantu terutama anak-anak dan lansia agar dapat melewati masa sulit ini dengan lebih baik. PMI Kota Jakarta Barat terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan yang tepat sasaran dan siap menghadapi potensi banjir susulan.
Sebanyak 234 korban banjir di RW 05 Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mulai dari bayi hingga lansia, mengungsi di kantor kelurahan setempat akibat luapan Kali Pesanggrahan. Lurah Kedoya Selatan, Aryan Syafari, mengungkapkan jumlah pengungsi tersebut berasal dari RT 13, RT 04, RT 03, dan RT 02 RW 05 Kedoya Selatan. PMI Jakarta Barat juga telah menyiapkan pos-pos siaga 24 jam untuk mengantisipasi potensi banjir susulan dan memberikan bantuan yang diperlukan.


