Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi akan bergerak dengan kecenderungan bervariasi dalam rentang 6.300 – 6.500. Meskipun masih terdapat net buy asing, namun tidak cukup kuat untuk memberikan sentimen positif bagi IHSG, sehingga IHSG kembali melemah mendekati garis tren dukungan. Menurut William Hartanto, seorang pengamat pasar modal sekaligus pendiri WH Project, kondisi ini mungkin dapat meredam pelemahan IHSG di masa mendatang.
Adapun net buy asing masih terjadi sebesar 309 juta, terutama pada saham BBRI, BMRI, BBNI, dan ASII. Meskipun masih ada bantuan dari beberapa saham big caps yang mendapat net buy asing, namun IHSG terus melemah mendekati garis tren dukungan. Pola Candlestick IHSG membentuk bearish engulfing, menunjukkan potensi pelemahan lanjutan.
Beberapa saham yang menjadi laggards IHSG pada perdagangan sebelumnya adalah AMMN, TPIA, BREN, DSSA, dan GOTO, sementara saham-saham yang menjadi leaders adalah BBCA, AMRT, CASA, BNLI, dan ASII. Dalam hal ini, saham ERAA direkomendasikan secara teknikal untuk dibeli dengan support di 364 dan resistance di 410, karena pergerakan harga membentuk pola simetris triangle pattern yang merupakan pola bullish.


