Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun berinisial A yang terseret arus Kali Ciliwung saat evakuasi banjir di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan ditemukan meninggal di dekat rumahnya. Kapolsek Tebet, Kompol Murodih mengatakan jenazah anak tersebut ditemukan oleh warga sekitar pukul 04.00 WIB dalam posisi telentang. Temuan tersebut terjadi setelah luapan air Kali Ciliwung surut dan listrik di permukiman sudah dinyalakan oleh PLN.
Kemudian, warga mengevakuasi korban ke rumah neneknya di Gang Perintis RT010/RW010, Tebet, Jakarta Selatan, dan melaporkan kejadian tersebut kepada Timsar Gabungan. Faktor penghambat dalam proses pencarian termasuk cuaca, arus kali meluap, akses perahu yang sempit, dan kabel listrik. Tim SAR Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), BPBD, Polsek Tebet, Satpol PP Kebayoran Baru, serta masyarakat setempat terlibat dalam upaya pencarian.
BPBD DKI mencatat bahwa tiga RT di Kebon Baru, Jakarta Selatan tenggelam banjir dengan ketinggian 60 hingga 200 cm karena meluapnya air Kali Ciliwung. Kejadian tersebut terjadi saat tim relawan sedang melakukan evakuasi lima korban banjir menggunakan perahu karet, tetapi perahu terbalik karena arus sungai yang kencang. Warga setempat melaporkan insiden tersebut kepada Polsek Tebet.
Situasi banjir di daerah tersebut dipengaruhi oleh luapan sungai dan curah hujan yang tinggi. BMKG telah memprediksi hujan hingga tanggal 11, dan meminta beberapa daerah untuk waspada terhadap potensi banjir. Kejadian tragis ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk selalu waspada dan siap menghadapi ancaman banjir dan bencana alam lainnya.


