Pakar kesehatan Prof. Tjandra Yoga Aditama menyarankan peserta didik agar diajari cara menjaga hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) supaya tetap higienis dan terhindar dari masalah kesehatan. Beliau menekankan pentingnya penjelasan kepada anak-anak mengenai cara menjaga makanan yang dibawa pulang agar tidak menimbulkan risiko keracunan. Selain itu, Prof. Tjandra juga menyoroti pentingnya kebersihan tempat penyimpanan makanan yang akan dibawa pulang.
Selama bulan Ramadhan, pemerintah mengizinkan masyarakat yang berpuasa untuk membawa pulang menu MBG guna dinikmati saat berbuka puasa. Penyedia MBG juga diingatkan untuk memperhatikan kualitas bahan mentah yang segar, cara memasak yang tahan lama, dan cara penyimpanan pangan yang baik. Program MBG berjalan selama bulan Ramadhan dengan penyesuaian jadwal libur sekolah sesuai Surat Edaran Bersama 3 Menteri Nomor 2 Tahun 2025.
Dalam hal distribusi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG akan menyediakan menu spesial Ramadan yang kaya gizi. Makanan akan dikemas dalam goodie bag yang bisa dibawa pulang dengan konsep zero waste. Bagi siswa yang tidak berpuasa, MBG tetap dibagikan seperti biasa, dengan konsumsi makanan di ruangan terpisah. Program MBG juga bertujuan untuk edukasi siswa tentang pengelolaan sampah dan praktik zero waste.


