PSBS Biak, klub peserta Liga 1, menerima suntikan dana sebesar Rp 8 miliar dari PT Freeport Indonesia (PTFI) pada hari Kamis. Presiden Direktur PT FI Tony Wenas menyatakan bahwa PTFI merasa terpanggil untuk memberikan bantuan dana kepada PSBS Biak karena prestasi klub yang semakin baik dan karena kedua entitas tersebut berasal dari Papua. Bantuan sebesar Rp 8 miliar tersebut diberikan untuk satu tahun ke depan, namun jika PSBS dapat lebih berprestasi di Liga 1 musim ini, nilai bantuan tersebut berpotensi untuk ditambah.
Selain memberikan dana kepada PSBS Biak, PTFI juga memberikan perhatian khusus terhadap sepak bola usia muda di Papua dengan mendirikan Papua Football Academy (PFA). Anak-anak yang tinggal di PFA akan mendapatkan fasilitas makan dan latihan setiap hari dengan harapan mereka dapat berkembang dan mengarahkan karir mereka ke tim U-16 atau klub-klub sepak bola lainnya di Indonesia.
Komisaris Utama PSBS Biak, Yan Mandenas, menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh PT Freeport Indonesia. Kerja sama antara PTFI dan PSBS Biak dimulai ketika klub tersebut berada di Liga 2 dan kini berlanjut ketika PSBS Biak berhasil naik ke Liga 1 BRI musim 2024/2025. Bantuan dari PTFI diharapkan dapat memberikan motivasi bagi manajemen, pemain, pelatih, dan staf di PSBS Biak.
Saat ini, PSBS Biak menempati posisi ke-12 dalam klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 31 poin. Tim yang dikenal dengan julukan Badai Pasifik ini telah meraih delapan kemenangan, tujuh kali imbang, dan sepuluh kali kalah. Apresiasi yang diberikan oleh PTFI diharapkan dapat memotivasi PSBS Biak untuk terus meningkatkan performa mereka di sisa musim Liga 1.


