Selama bulan Ramadhan 1446 Hijriah, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamati adanya pergeseran pola kemacetan di Jakarta. Menurut Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono, kemacetan yang biasanya terjadi di pagi hari kini beralih menjadi padat menjelang waktu berbuka puasa pada sore hari. Hal ini disebabkan oleh adanya pasar tumpah yang menyediakan takjil di berbagai titik, yang menyebabkan peningkatan volume kendaraan pada jam-jam tersebut. Namun, setelah waktu berbuka puasa, jalanan kembali relatif lengang dan volume kendaraan mulai menurun.
Menurut Argo, jam 17.00-18.00 WIB merupakan waktu di mana volume kendaraan mulai meningkat, namun pada jam 18.30-19.30 WIB jalanan cenderung kembali normal. Meskipun ada peningkatan volume kendaraan, namun Argo mengatakan bahwa kepadatan lalu lintas masih tergolong normal dan perjalanan masih berjalan relatif lancar. Terkait dengan penggunaan bahu jalan pada pukul 16.00-20.00 WIB, Argo menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terkait pergeseran waktu kemacetan yang terjadi.
Dalam menjawab berbagai respons yang muncul terkait kemacetan di Jakarta selama bulan Ramadhan, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya berharap agar evaluasi yang dilakukan dapat membantu dalam penanganan kemacetan yang lebih efektif di masa mendatang. Dengan adanya pemahaman yang jelas tentang pola kemacetan yang terjadi selama bulan Ramadhan, diharapkan langkah-langkah yang diambil dapat mengoptimalkan kelancaran lalu lintas dan meminimalisir dampak negatif akibat kemacetan di ibu kota.


