Saturday, February 14, 2026
HomeHumanioraHukum dan Panduan Shalat Tarawih Sendiri di Rumah

Hukum dan Panduan Shalat Tarawih Sendiri di Rumah

- Advertisement -
- Advertisement -

Shalat tarawih merupakan salah satu shalat sunnah yang hanya dilakukan pada bulan Ramadhan. Melaksanakan shalat ini selama satu bulan penuh di bulan suci Ramadhan memiliki banyak keutamaan dan pahala. Shalat sunnah tarawih sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena hukumnya sunnah muakkad. Sebagian besar umat Muslim melaksanakan shalat tarawih secara berjamaah di masjid atau mushola dengan tujuan memperoleh pahala dan tidak melewatkan ibadah di bulan Ramadhan.

Namun, ada sebagian orang yang tidak memiliki waktu untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah di masjid atau mushola, sehingga memilih untuk mengerjakannya sendirian di rumah. Menunaikan ibadah shalat tarawih selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan dikenal sebagai Qiyamu Ramadhan. Dalam istilahnya, shalat tarawih merupakan shalat sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW di bulan suci ini. Pelaksanaan shalat tarawih dapat dilakukan secara sendiri (munfarid) maupun berjamaah di rumah. Namun, yang paling utama dan sangat dianjurkan adalah melaksanakannya secara berjamaah di masjid atau mushola agar mendapatkan suasana Ramadhan sekaligus pahala yang lebih besar.

Bagi umat Muslim yang mampu melaksanakan shalat tarawih berjamaah di masjid atau mushola, sangat dianjurkan untuk menunaikkannya. Namun, bagi yang memiliki uzur atau tidak sempat melaksanakannya di masjid, diperbolehkan menjalankan shalat tarawih secara sendiri (munfarid) di rumah. Rasulullah Saw sendiri pernah melakukan shalat tarawih di rumah dan ini diperbolehkan. Oleh karena itu, menjalankan shalat tarawih sendirian di rumah adalah sah dan diperbolehkan dalam Islam.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer