Paula Badosa, yang pernah menjadi juara di Indian Wells empat tahun lalu, mengumumkan bahwa dia tidak akan bisa berpartisipasi dalam BNP Paribas Open tahun ini karena cedera punggung bawah. Meskipun sempat melakukan pertandingan perempat final di Merida minggu lalu, Badosa harus mengundurkan diri karena masalah punggungnya yang berkepanjangan.
Dalam postingan media sosial turnamen, Badosa mengungkapkan rasa sedihnya karena tidak dapat melanjutkan turnamen favoritnya. Catatan prestasinya sepanjang musim tersebut menunjukkan bahwa Badosa mencapai semifinal Grand Slam pertamanya di Australian Open 2025 dan kembali ke peringkat 10 besar setelah sekian lama.
Kendati demikian, cedera berturut-turut tersebut telah mengganggu musim yang seharusnya menjadi awal yang sangat menjanjikan bagi petenis Spanyol itu. Pada musim sebelumnya, Badosa naik hampir 100 peringkat dan dinobatkan sebagai WTA Comeback Player of the Year.
Eva Lys dari Jerman, yang saat ini menempati peringkat 78 dunia, akan menggantikan posisi Badosa di undian utama sebagai lucky loser, dengan harapan mendapatkan bye pada babak pertama. Sebagai informasi tambahan, Lys adalah lucky loser pertama yang mencapai babak 16 besar Australian Open di Era Open pada bulan Januari dan kini menjadi petenis nomor 1 Jerman.
Kegagalan Badosa untuk melanjutkan turnamen di Indian Wells membuka peluang bagi Lys untuk menunjukkan kemampuannya dalam menghadapi petenis Amerika Caroline Dolehide di babak kedua. Umumnya, kesempatan ini bisa menjadi momentum penting bagi karier petenis muda seperti Lys untuk berkembang lebih jauh.
Dengan penarikan diri Badosa, turnamen ini mungkin memberikan kesempatan bagi petenis lain untuk berkilau dan menunjukkan potensi mereka. Semua mata tertuju pada perkembangan selanjutnya di BNP Paribas Open, di mana petenis-petenis muda lainnya berpeluang untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di panggung yang bergengsi tersebut.


