Friday, March 6, 2026
HomeBursaIHSG Melemah di Awal Pekan, Mengikuti Sentimen Negatif Asia

IHSG Melemah di Awal Pekan, Mengikuti Sentimen Negatif Asia

- Advertisement -
- Advertisement -

Bursa saham Indonesia, IHSG, melemah pada Senin sore mengikuti pelemahan pasar saham Asia. IHSG ditutup turun 37,79 poin atau 0,57 persen menjadi 6.598,21 poin, sedangkan kelompok saham unggulan LQ45 turun 10,51 poin atau 1,40 persen ke posisi 739,88 poin. Pasar saham Asia merespons data terbaru dari China dan AS, terutama terkait tekanan deflasi yang terus berlangsung. Data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Nasional China menunjukkan inflasi turun secara bulanan dan tahunan, mencerminkan tekanan ekonomi China akibat permintaan domestik yang lemah dan meningkatnya perang dagang dengan AS. Ketidakpastian yang dihasilkan oleh kebijakan tarif impor barang dari Kanada, Meksiko, dan China oleh Presiden Donald Trump juga membuat pasar terguncang. Meskipun IHSG dibuka melemah, masih berada di zona negatif sepanjang sesi perdagangan. Indeks sektoral IDX-IC menunjukkan sektor teknologi menguat paling banyak, diikuti oleh sektor barang konsumen primer dan non-primer. Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar antara lain MINA, UNVC, MINE, FAST, dan RONY, sedangkan saham-saham yang melemah terbesar yakni RELI, NEST, SONA, MTFN, dan NAIK. Frekuensi perdagangan saham mencapai 1.119.000 kali transaksi dengan 247 saham naik, 386 saham turun, dan 324 saham stagnan. Di pasar saham regional Asia, Indeks Nikkei menguat, sementara indeks Shanghai, Kuala Lumpur, dan Straits Times melemah. Penutupan sesi perdagangan saham menunjukkan adanya penurunan nilai saham di bursa regional Asia.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer