Saturday, January 24, 2026
HomeBursaLangkah Strategis Pemerintah Cegah Meluasnya PHK

Langkah Strategis Pemerintah Cegah Meluasnya PHK

- Advertisement -
- Advertisement -

Pemerintah perlu mengambil langkah strategis untuk mencegah meluasnya pemutusan hubungan kerja (PHK), demikian disampaikan oleh Ekonom M. Rizal Taufikurahman. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah memberikan insentif kepada industri yang terdampak. Selain itu, penting untuk mendorong diversifikasi produk dan pasar domestik maupun ekspor, serta memperkuat kapasitas tenaga kerja melalui pelatihan yang profesional. Hal ini bertujuan agar para pekerja lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan dalam industri.

Beberapa faktor utama yang menyebabkan PHK industri manufaktur antara lain kebangkrutan perusahaan, restrukturisasi bisnis, biaya produksi yang tidak efisien, dan penurunan permintaan. Contohnya, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) mengalami kebangkrutan dan harus melakukan PHK lebih dari 10.000 pekerja. Yamaha Music Product Asia juga menutup pabriknya di Indonesia dan merelokasi produksi ke negara lain.

Meskipun sektor manufaktur tumbuh positif, beberapa perusahaan mengalami penurunan permintaan baik di pasar domestik maupun internasional. Hal ini mendorong perusahaan untuk mengurangi produksi dan jumlah tenaga kerja. Trend PHK ini bisa menjadi peringatan bagi industri manufaktur di Indonesia, yang jika tidak diantisipasi dapat berpotensi menyebabkan PHK massal di sektor padat karya.

Penting untuk menciptakan ekosistem yang tidak hanya mendorong ekspansi manufaktur, tetapi juga memastikan stabilitas ketenagakerjaan. Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan pekerja, diharapkan bisa menciptakan industri manufaktur yang sehat dan berkelanjutan. Selain itu, pertumbuhan industri manufaktur tidak boleh hanya diukur dari produksi semata, tetapi juga harus memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer