Saturday, January 24, 2026
HomeFinansialPenukaran Uang Baru Lebaran: BI Bali Kolaborasi dengan Perbankan

Penukaran Uang Baru Lebaran: BI Bali Kolaborasi dengan Perbankan

- Advertisement -
- Advertisement -

Program penukaran uang baru pecahan kecil menjelang Lebaran 2025 telah diluncurkan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali bekerja sama dengan perbankan. Dalam program ini, setiap orang dapat menukar uang hingga Rp4,3 juta melalui layanan penukaran uang rupiah yang tersedia di kas keliling, penukaran terpadu, dan kantor bank umum. Masyarakat dapat mengakses layanan ini melalui aplikasi PINTAR yang dapat diakses melalui laman resmi BI. Proses pemesanan dilakukan terlebih dahulu sesuai jadwal dan lokasi yang tersedia.

Penukaran uang pecahan kecil dilakukan di beberapa titik di Bali, seperti di Mushala Nurul Hikmah Banjar Kwanji Kabupaten Badung, Masjid Raya Negara Kabupaten Jembrana, dan Masjid IKMS Bali Denpasar. Bank Indonesia bekerja sama dengan bank BUMN seperti BNI dan BRI menggunakan bus kas keliling khusus untuk penukaran uang baru. Pecahan uang yang tersedia antara lain Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp2.000, dan Rp1.000.

Warga yang ingin menukar uang diharuskan mendaftar melalui aplikasi tersebut dan menunjukkan KTP asli, serta penukaran tidak dapat diwakilkan oleh orang lain. Program ini disambut baik oleh warga seperti Freditya Ari Fahruzinda dan Wahyuniarsih yang lebih banyak menukar uang untuk kebutuhan Lebaran. Proyeksi kebutuhan uang kartal menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025 menunjukkan penurunan karena adopsi layanan pembayaran digital yang semakin luas di masyarakat.

Penukaran uang rupiah pecahan kecil ini dilakukan dalam rentang waktu 5-23 Maret 2025 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Nyepi dan Lebaran. Diharapkan, dengan adanya program ini, proses penukaran uang pecahan kecil menjadi lebih tertata dan cepat. Program ini merupakan upaya Bank Indonesia dalam memperkuat kehadiran dan layanannya di masyarakat, di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer