Pemerintah Kota Jakarta Timur terus menggencarkan pengecekan keamanan takjil selama bulan Ramadhan. Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Kota Jakarta Timur, Taufik Yulianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap tahun untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen takjil. Pemeriksaan dilakukan oleh personel gabungan dari Pemkot Jakarta Timur dan BPOM DKI Jakarta. Pada pengawasan terakhir di Kawasan Pasar Rawamangun, sebanyak 19 sampel takjil dicurigai mengandung bahan kimia berbahaya. Barang-barang yang terbukti mengandung formalin seperti mi kuning dan tahu goreng isi langsung diamankan dan dimusnahkan. Pemerintah meminta pedagang untuk tidak menjual produk yang mengandung zat kimia berbahaya serta akan menelusuri sumber atau produsennya. Selain itu, edukasi juga diberikan kepada pedagang dan masyarakat tentang ciri-ciri produk aman dan berbahaya. Dengan komitmen untuk menjual produk yang aman, Pemkot Jakarta Timur akan terus melakukan pengawasan selama bulan Ramadhan untuk memastikan keamanan konsumen.
Peran Jaktim Dalam Pengecekan Keamanan Takjil di Ramadhan
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait


