Friday, July 10, 2026
HomeEkonomiIni Dia! Awal Mula 'K' yang Berarti Ribuan

Ini Dia! Awal Mula ‘K’ yang Berarti Ribuan

- Advertisement -
- Advertisement -

Penyebab Penggunaan “K” sebagai Simbol Ribuan

Penggunaan huruf “K” dalam menyatakan angka ribuan bukanlah sekadar kebiasaan, melainkan memiliki makna yang mendalam. Berawal dari kata “kilo” yang berarti seribu dalam sistem metrik, penggunaan “K” menjadi simbol universal untuk menyatakan ribuan tidak hanya di Indonesia, namun juga secara global.

Sejarah awal penggunaan “K” sebagai penanda ribuan berakar dari bahasa Yunani “chilioi” yang berarti banyak atau berjumlah besar. Penggunaan huruf “K” menjadi lazim sejak pertengahan 1940-an ketika sistem metrik diterapkan untuk mempermudah penulisan angka besar agar lebih mudah dibaca dan dipahami di seluruh dunia. Konsep ini semakin berkembang dan diadopsi oleh kelompok riset Antoine Lavoisier pada tahun 1975-an, memberikan kontribusi besar dalam penyempurnaan sistem metrik modern.

Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan “K” semakin umum terutama dalam perdagangan dan pemasaran. Hal ini membuat konsumen lebih mudah memahami harga tanpa harus membaca angka secara lengkap. Banyak toko dan usaha kecil menggunakan format “K” untuk menyebut harga dengan lebih mudah.

Penggunaan “K” bukan hanya terbatas pada nominal uang, tetapi juga ditemui dalam dunia teknologi terutama terkait dengan resolusi layar. Misalnya, istilah 2K dan 4K digunakan untuk menggambarkan tingkat ketajaman gambar atau video. Semakin tinggi angka “K” dalam resolusi, semakin jernih dan tajam tampilan yang dihasilkan karena jumlah piksel yang lebih banyak, memungkinkan detail gambar lebih jelas terlihat.

Dengan demikian, penggunaan “K” sebagai simbol ribuan memiliki akar historis yang kuat dan tetap relevan dalam berbagai konteks, baik dalam dunia keuangan maupun teknologi.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer