PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Palu Sulawesi Tengah telah menyiapkan dua armada kapal penumpang untuk menghadapi masa puncak angkutan mudik dan balik Lebaran tahun 2025. Kepala Operasi Pelni Cabang Palu, Christian Moreys Nainggolan, menyatakan bahwa masa puncak angkutan laut Lebaran diperkirakan akan dimulai pada 16 Maret hingga 16 April 2025. Dua kapal yang disiapkan untuk melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2025 adalah KM Lambelu dan KM Dorolonda, dengan kapasitas angkut penumpang sebanyak 2.000 orang untuk masing-masing kapal. Docking kedua armada kapal telah dilakukan guna memastikan kesiapan dan kelancaran angkutan laut mudik Lebaran 2025.
Pelni Cabang Palu juga melakukan ramp check untuk memastikan kelaikan kapal dari segi teknis, keselamatan, dan administrasi. Selain itu, pihak Pelni juga melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta memastikan seluruh alat keselamatan siap digunakan dalam keadaan darurat. Kesiapan armada kapal dipastikan sesuai standar kelaikan laut dan operasi.
Sementara menunggu persetujuan penambahan kapasitas jumlah penumpang pada masa puncak, Pelni Palu telah membuka penjualan tiket mudik Lebaran 2025 melalui aplikasi mobile atau secara manual untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang. Semua langkah persiapan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang selama angkutan mudik Lebaran.


