Pasific Caesar Surabaya berhasil menang dengan skor 94-89 atas Bali United Basketball dalam laga pekan kedelapan Indonesian Basketball League (IBL) 2025 di GOR Purna Krida, Kabupaten Badung, Bali pada Rabu malam. Pelatih Kepala Bali United, I Gusti Rusta Wijaya, melakukan evaluasi setelah kekalahan tersebut, mengakui kesalahan skuadnya seperti kesalahan turnover yang membuat lawan mudah mencetak poin. Meskipun Bali United telah berusaha melakukan penyesuaian dengan bertahan dan melakukan transisi, namun akhirnya kalah di kandang sendiri dengan selisih lima poin.
Pertandingan dimulai dengan Bali United unggul pada quarter pertama, tetapi pada quarter kedua Pasific Caesar berhasil membalikkan keadaan dan unggul dengan poin 53-48. Sementara pada quarter ketiga, Pasific Caesar semakin menambah keunggulan dengan aksi impresif dari pemain seperti Miguel Miranda dan AJ Bramah. Aksi slum dunk dari AJ Bramah bahkan membawa Pasific Caesar unggul sebanyak 12 poin dari Bali United.
Meskipun Bali United berupaya mengejar ketertinggalan pada quarter terakhir, namun Pasific Caesar tetap berhasil mempertahankan keunggulan dan meraih kemenangan dengan skor 94-89. Dengan kemenangan ini, Pasific Caesar Surabaya meraih tiga poin tambahan dan saat ini menempati peringkat tertinggi dalam klasemen sementara IBL 2025 dengan total 14 poin, sedangkan Bali United mengumpulkan 13 poin. Poin terbanyak dalam pertandingan tersebut dicetak oleh AJ Bramah dari Pasific Caesar dengan 33 poin, sementara Xavier Cannefax dari Bali United menyumbang 29 poin.
Laga selanjutnya akan mempertemukan Bali United Basketball dengan Dewa United Banten pada pekan kedelapan IBL 2025, yang dijadwalkan berlangsung di GOR Purna Krida, Kabupaten Badung, Bali pada Jumat. Rusta mengakui bahwa selisih poin pada kuarter pertama menjadi penyebab kekalahan timnya.


