Film drama sejarah “The Last Supper” menampilkan kisah mendalam tentang pengkhianatan yang merubah sejarah. Disutradarai oleh Mauro Borrelli, film ini memberikan perspektif baru seputar peristiwa menjelang pengkhianatan Yesus, diceritakan melalui sudut pandang murid-murid-Nya. Dengan landasan religius yang kuat, film ini menggali sisi humanis dan spiritual peristiwa tersebut, menciptakan pengalaman sinematik yang mendalam bagi penonton.
Sinopsis film ini mengisahkan sekelompok murid berkumpul sebelum pengkhianatan besar terjadi. Pertemuan tersebut mengungkap rahasia dan motivasi pribadi, menciptakan ketegangan yang memuncak. Melalui narasi yang kuat, “The Last Supper” menggambarkan perjalanan emosional dan spiritual tokoh-tokoh di sekitar Yesus. Penonton diajak untuk menyelami kedalaman para murid-Nya dan bagaimana mereka mengartikan pengorbanan yang akan terjadi.
Pemeran dalam film ini antara lain Robert Knepper, Jamie Ward, dan James Faulkner. “The Last Supper” diproduksi oleh Canyon Productions, Grand Canyon University, dan Pinnacle Peak Pictures, dengan proses pengambilan gambar di Maroko. Film ini masuk dalam kategori drama sejarah dengan unsur religi yang kuat, mendapatkan rating PG-13 karena adegan kekerasan dan gambar berdarah.
Di Amerika Serikat, “The Last Supper” direncanakan rilis pada 14 Maret 2025, sementara di Indonesia akan tayang mulai 21 Maret 2025 di jaringan bioskop tertentu. Film ini tidak hanya mengangkat kisah Alkitab, tetapi juga menggali aspek emosional dan psikologis karakter-karakternya. Diharapkan melalui pendekatan yang mendalam, “The Last Supper” dapat memberikan pengalaman baru bagi penonton dalam memahami pengorbanan dan keimanan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menonton film ini di bioskop pada 21 Maret 2025!


