Pelatih Rajawali Medan menyatakan bahwa para pemainnya masih perlu beradaptasi dengan sistem permainan yang baru diterapkannya agar dapat bersaing di Indonesian Basketball League (IBL) 2025. Menurutnya, para pemain harus menyesuaikan diri dengan pola permainan yang berbeda dari pelatih sebelumnya. Meskipun anak asuhnya baru bermain dua kali di bawah kepemimpinannya, mereka masih memerlukan pengarahan intensif terkait strategi dan taktik yang harus diimplementasikan dalam setiap pertandingan.
Selain beradaptasi dengan sistem permainan baru, pelatih juga mendorong para pemain lokal untuk berkontribusi lebih aktif dalam tim, tanpa terlalu bergantung pada pemain asing seperti Quintin Dove. Para pemain lokal diingatkan untuk terus maju dan memberikan kontribusi positif dalam tim demi perolehan poin yang lebih baik.
Meskipun saat ini Rajawali Medan menduduki peringkat ke-14 dengan rekor 0-10 dalam IBL 2025, pelatih berharap bahwa dengan waktu dan latihan yang cukup, para pemain akan dapat membawa perubahan yang positif dan lebih baik dalam pertandingan mendatang. Sementara itu, fokus pada ketahanan fisik dan pelatihan intensif masih menjadi prioritas dalam mempersiapkan tim untuk pertandingan selanjutnya.


