Pengelola Masjid Agung Al-Azhar menargetkan pengumpulan zakat, infaq, sedekah, dan wakaf (ziswaf) dari jamaah sebesar Rp4,8 miliar pada tahun 2025. Hal tersebut bertujuan untuk membantu warga yang membutuhkan. Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Tatang Komara, menyebutkan target tersebut lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai lebih dari Rp3,8 miliar. Ziswaf yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan bantuan kepada jamaah yang membutuhkan dalam berbagai bentuk, seperti sarana, kegiatan, santunan, dan lain sebagainya.
Untuk mencapai target tersebut, pihak pengelola masjid bekerja sama dengan lembaga resmi. Diharapkan momen Ramadhan bisa menjadi dorongan bagi masyarakat untuk saling berlomba dalam kebaikan. Selama bulan Ramadhan 1446 Hijriah, Masjid Agung Al-Azhar di Jakarta Selatan membagikan 700 takjil per hari kepada jamaah. Takjil tersebut berupa kotak berisi kue, tiga macam jajanan pasar, kurma, minuman gelas, dan teh panas. Di tahun sebelumnya, jumlah jamaah yang diharapkan mencapai 1.400 hingga 2.000 orang per hari.
Inisiatif pengumpulan dana ziswaf ini diharapkan bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga dengan adanya kolaborasi dan partisipasi aktif dari masyarakat, target pengumpulan dana tersebut dapat tercapai dengan sukses.


