Malam Lailatul Qadar merupakan malam istimewa yang penuh dengan keberkahan dan kemuliaan. Dalam Al-Quran, malam ini disebutkan lebih baik daripada seribu bulan, sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al-Qadr ayat 1-5. Malam Lailatul Qadar diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencari malam istimewa ini dan meningkatkan ibadah, termasuk memperbanyak doa.
Mayoritas ulama dalam Mazhab Syafi’i meyakini bahwa Lailatul Qadar terjadi di antara sepuluh malam terakhir Ramadhan. Pada malam-malam tersebut, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak doa khusus yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Salah satu doa yang dianjurkan adalah “Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf yang Pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku.” Doa ini berasal dari hadis yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi.
Selain itu, terdapat doa lain yang juga dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar. Doa ini diriwayatkan oleh lima Imam hadis kecuali Imam Abu Dawud, dan isinya adalah “Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku.” Dengan membaca doa-doa ini, umat Islam berharap mendapatkan pengampunan dan keberkahan dari Allah SWT pada malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Selain berdoa, dianjurkan juga untuk memperbanyak ibadah lainnya seperti shalat malam, membaca Al-Quran, dan berdzikir agar mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar. Semoga dengan menjalankan ibadah dan berdoa dengan sungguh-sungguh pada malam Lailatul Qadar, umat Islam dapat meraih ampunan dan rahmat dari Allah SWT.


