Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, bekerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dalam membina dan mendampingi para pekebun untuk meningkatkan kualitas kakao. Hasilnya, kakao yang dihasilkan mampu menembus pasar premium. Salah satu kelompok tani yang mendapat pembinaan intensif berada di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay. Para petani ini dibimbing oleh YKAN yang tujuannya adalah untuk menjaga konservasi alam dan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Berau memiliki luas wilayah daratan yang sebagian besar masih berupa hutan alam. Oleh karena itu, melibatkan petani kakao dalam perhutanan sosial sangat penting untuk menjaga kelestarian hutan sambil meningkatkan perekonomian masyarakat.
Upaya pembinaan yang dilakukan oleh YKAN meliputi pelatihan Internal Controlling System (ICS) Kakao, edukasi mengenai jenis dan kualitas kakao di pasar, dan pengolahan biji kakao fermentasi menjadi berbagai produk makanan dan minuman. Kakao Merasa, salah satu dari delapan kakao fermentasi berkarakter unik, telah mendapat pengakuan di tingkat nasional dan internasional. Produk turunan kakao fermentasi yang dihasilkan oleh petani juga dipasarkan kepada para tamu yang berkunjung ke kampung tersebut. Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Berau, YKAN, dan para petani kakao telah membawa dampak positif dalam peningkatan kualitas kakao dan memperluas pasar bagi produk-produk lokal.


