Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di hari kelima di wilayah DKI Jakarta dilakukan tiga sorti penyemaian garam (NaCl) untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi termasuk banjir. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memperkirakan potensi hujan meningkat pada 16-18 Maret di wilayah Jakarta. Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, menyebutkan bahwa intensitas curah hujan cenderung meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Peningkatan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diharapkan terjadi di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Sorti penyemaian dilakukan di beberapa titik lokasi di wilayah tersebut untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem. Ketua Subkelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI, Michael Sitanggang, menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi hari kelima berhasil dilakukan sebanyak tiga sorti menggunakan bahan semai higroskopis.
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Jakarta tahap 3 yang berlangsung sejak 11 Maret juga telah mencapai 12 sorti. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir dan genangan air akibat cuaca ekstrem. Pihak terkait terus memantau perkembangan informasi dari BMKG demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Semoga langkah-langkah yang diambil dapat membantu mengurangi dampak buruk dari cuaca ekstrem yang mungkin terjadi di wilayah tersebut.


