Pembalap Racing Bulls, Isack Hadjar, mendapat belaian dari legenda Formula 1, Ralf Schumacher, setelah dikritik oleh penasehat Red Bull, Helmut Marko. Schumacher menyatakan bahwa Helmut Marko mungkin tidak bermaksud menyakitkan dengan kritiknya terhadap Hadjar. Pada debutnya di GP Australia, Hadjar mengalami insiden kecelakaan yang menyebabkannya tidak dapat melanjutkan balapan. Dalam kondisi menangis, Hadjar kemudian ditenangkan oleh Anthony Hamilton, ayah dari pembalap Ferrari, Lewis Hamilton. Anthony Hamilton mengungkapkan rasa iba dan pengertian terhadap kesulitan yang dihadapi oleh para pembalap muda yang bermimpi menjadi pembalap Formula 1. Meskipun kritikan pedas dilontarkan oleh Helmut Marko terhadap reaksi emosional Hadjar, pembalap berusia 20 tahun itu sekarang bersiap untuk grand prix kedua di Shanghai. Semua peristiwa ini menggarisbawahi perjalanan sulit dan emosional yang dihadapi para pembalap muda dalam mengejar impian mereka di dunia balap.


