Pembalap Moto2 Indonesia, Mario Aji, belajar banyak dari pengalaman di GP Argentina. Meskipun gagal finis setelah terjatuh di lap ke-13, Mario tetap merasa terima kasih atas pelajaran berharga yang didapat. Menurutnya, dia memiliki potensi untuk finis di 10 besar namun kehilangan kendali saat memasuki Tikungan 1. Walaupun kecewa, Mario tetap berfokus pada balapan selanjutnya, GP Amerika. Dia melihat kesalahan tersebut sebagai pembelajaran positif dan akan terus berkembang ke depan. Mario juga berterima kasih kepada timnya atas dukungan mereka. GP Amerika akan berlangsung pada tanggal 28-31 Maret mendatang. Mario Aji, pembalap asal Magetan, Jawa Timur, adalah harapan sebagai contoh positif bagi pembalap muda. Itulah yang diungkapkan Waketum IMI terkait perjuangan Mario di Moto2.


