Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Australia di Sydney Football Stadium pada Kamis (20/3) merupakan bagian dari putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Stadion ini, biasa dikenal sebagai Allianz Stadium Sydney secara komersial, sudah menjadi saksi sejarah bagi berbagai momen penting dalam sejarah sepakbola Australia.
Terletak di Moore Park, Sydney, New South Wales, Australia, Sydney Football Stadium menjadi rumah bagi beberapa klub ternama seperti Sydney Roosters (National Rugby League), New South Wales Waratahs (Super Rugby), dan Sydney FC (A-League Men). Dengan kapasitas hingga 42.500 penonton, stadion ini juga sering digunakan untuk konser musik dan acara besar lainnya, bahkan menjadi salah satu tempat penyelenggaraan Piala Dunia Wanita FIFA 2023.
Timnas Australia akan kembali bermain di Sydney Football Stadium setelah terakhir kali bertanding di sana pada Maret 2017. Kembalinya mereka di sana disambut dengan antusias, dan CEO Federasi Sepak Bola Australia, James Johnson, serta pelatih Timnas Australia, Tony Popovic, merasa senang dengan momen spesial ini. Begitu pula dengan beberapa pemain Australia yang memiliki koneksi kuat dengan kota Sydney.
Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan langsung pertandingan, tiket tersedia dengan harga bervariasi, mulai dari tiket untuk anak-anak hingga paket keluarga. Dengan harga yang terjangkau dan atmosfer stadion yang ikonik, pertandingan ini diprediksi akan ramai dengan penggemar sepakbola dari kedua negara.
Kembalinya Socceroos ke Sydney Football Stadium tidak hanya sekedar pertandingan, tetapi juga mencerminkan nilai sejarah yang kuat bagi sepakbola Australia. Pertandingan ini menjadi tantangan besar bagi Timnas Indonesia dalam perjalanannya menuju Piala Dunia 2026. Semua mata tertuju pada bagaimana pertandingan berlangsung pada 20 Maret mendatang, apakah mampu menciptakan sejarah baru di stadion megah ini.


