Bank DKI telah melakukan penyaluran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I tahun 2025 dengan acara simbolis di Balai Agung Balaikota Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Direktur Utama Bank DKI, Agus H Widodo mengungkapkan bahwa melalui dukungan terhadap KJP Plus, Bank DKI turut serta dalam menyebarkan bantuan serta berperan dalam meningkatkan pendidikan, kualitas hidup masyarakat, dan kota Jakarta yang lebih sejahtera. Penerima bantuan juga dapat dengan mudah melakukan transaksi keuangan melalui aplikasi perbankan digital JakOne Mobile.
JakOne Mobile memungkinkan penerima manfaat untuk mengelola bantuan secara digital, melakukan transaksi non-tunai, dan mengakses berbagai layanan perbankan. Bank DKI telah menerima instruksi dari P4OP Dinas Pendidikan untuk menyalurkan dana KJP Plus. Penyaluran dana Tahap I Tahun Anggaran 2025 dilakukan kepada 707.622 penerima, terdiri dari penerima lanjutan dan baru.
Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta bersama TMII telah sepakat memberikan akses gratis kepada pelajar penerima KJP Plus untuk menikmati wisata edukasi di TMII. Penerima KJP Plus juga mendapatkan subsidi pangan, akses gratis ke TransJakarta, dan gratis masuk ke tempat wisata lainnya seperti museum, Ragunan, dan Ancol. Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, mengingatkan penerima manfaat KJP untuk berhati-hati dalam transaksi keuangan dan tidak memberikan PIN kepada pihak lain yang mengaku dari Bank DKI.
Bagi penerima yang belum menerima dana KJP di tahun ini, dapat melakukan pemeriksaan status penerimaan melalui situs resmi atau mengajukan pengaduan ke kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Layanan Call Center Bank DKI.


