Saturday, January 24, 2026
HomeBisnisPupuk Indonesia: Investasi Rp116 Triliun Meningkatkan Produksi

Pupuk Indonesia: Investasi Rp116 Triliun Meningkatkan Produksi

- Advertisement -
- Advertisement -

PT Pupuk Indonesia (Persero) berencana melakukan investasi besar sebesar Rp116 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi. Dana investasi ini akan dipergunakan untuk proyek pembangunan Kawasan Industri Pupuk Fakfak di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas produksi ini sangat penting untuk memastikan ketersediaan pupuk yang dibutuhkan dalam mencapai swasembada pangan. Dia menyoroti peran vital pupuk dalam produktivitas pertanian, yang menyumbang sekitar 62 persen terhadap produktivitas total.

Pencapaian swasembada pangan di Indonesia berkaitan erat dengan industri pupuk di negara ini. Sejak Indonesia pertama kali mencapai swasembada beras pada tahun 1984, pembangunan industri pupuk telah menjadi fokus utama. Rahmad menyebut bahwa keberhasilan mencapai swasembada beras tidak terlepas dari perkembangan industri pupuk sejak 1959 hingga pembangunan PT Pabrik Iskandar Muda (PIM) di Aceh pada 1982.

Selain menekankan pentingnya ketersediaan pupuk untuk meningkatkan produktivitas pertanian, Pupuk Indonesia juga fokus pada keterjangkauan pupuk bagi petani. Hal ini dilakukan melalui distribusi pupuk bersubsidi yang andal dan akuntabel. Melalui digitalisasi kios menggunakan i-Pubers, Pupuk Indonesia memastikan penebusan pupuk dengan KTP dan pengawasan real-time melalui command center untuk penyaluran yang tepat sasaran. Dengan langkah ini, Pupuk Indonesia berkomitmen untuk mendukung swasembada pangan dan memastikan kebutuhan pupuk terpenuhi demi produktivitas pertanian yang lebih baik.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer