PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) memperoleh pencapaian positif dengan pencairan kredit dari produk pinjaman digitalnya, Tunaiku, mencapai angka Rp3 triliun sepanjang tahun 2024. Pertumbuhan ini mencatatkan kenaikan sekitar 30 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. SVP Finance Amar Bank, David Wirawan, menegaskan bahwa manajemen risiko yang baik dan kualitas kredit yang terjaga menjadi faktor penting di balik pencapaian tersebut. Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) perusahaan tetap dalam kategori sehat, sekitar 1 persen. Selain itu, jumlah pengguna aplikasi digital Amar Bank juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai 1 juta pengguna pada Februari 2024. Pada tahun 2025, Amar Bank berencana untuk terus meningkatkan penyaluran kredit secara double digit dengan strategi diversifikasi portofolio dan fokus pada segmen korporasi. Dengan demikian, bank ini berharap dapat kuat dalam mendukung pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Semua langkah ini selaras dengan visi Amar Bank untuk menjadi bank digital yang mendukung UMKM.


