Sunday, March 15, 2026
HomeLintas KotaCapaian Gubernur Jakarta di Hadapan Ulama dan Habaib

Capaian Gubernur Jakarta di Hadapan Ulama dan Habaib

- Advertisement -
- Advertisement -

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan beberapa capaian kinerja yang telah dicapai bersama Wakil Gubernur Rano Karno dalam memimpin ibu kota Jakarta. Keduanya berbicara di hadapan para kiai, ulama, dan habaib saat berbuka bersama di Masjid Fatahillah, Balai Kota, pada hari Minggu. Pramono mengungkapkan komitmennya untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global tanpa melupakan karakter religius masyarakatnya. Menurutnya, silaturahim dengan para tokoh agama sangat penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan kota selama bulan Ramadan. Selain itu, ia juga menyoroti hubungan baik antara pemerintah dan ulama serta perhatian terhadap warga kurang mampu.

Dalam pertemuan itu, Pramono memaparkan beberapa pencapaian kinerja, termasuk penunjukan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai markas klub sepakbola Persija dan penyelesaian permasalahan hunian di Kampung Bayam. Tidak hanya itu, Pramono juga menyoroti pencapaian lain seperti pencairan Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk 707.622 siswa dan pemutihan ijazah yang tertahan di berbagai sekolah melalui kerja sama dengan Baznas.

Pramono juga mengungkapkan bahwa Jakarta dihadapkan pada tiga jenis banjir, yaitu kiriman, lokal, dan rob (pesisir). Untuk menghadapi masalah tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan menyiapkan 500 pompa untuk mengantisipasi banjir rob pada tanggal 28 hingga 29 Maret. Normalisasi Sungai Ciliwung juga terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan perubahan dalam aturan perekrutan PPSU dengan persyaratan yang lebih fleksibel, serta dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membuka kantin di sekolah umum dan keagamaan. Lebih lanjut, rencana pembukaan empat rute baru Trans Jabodetabek serta program mudik gratis untuk 22.000 warga juga disampaikan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan meluncurkan kartu lansia, kartu disabilitas, dan kartu anak bagi warga kurang mampu setelah Lebaran tahun 2025. Upaya peningkatan fasilitas publik juga dilakukan dengan memperpanjang jam operasional lima taman hingga 24 jam dan 10 taman hingga pukul 22.00. Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan melakukan operasi yustisi terhadap para pendatang, namun tetap menegaskan pentingnya memiliki KTP Jakarta. Pemprov DKI Jakarta siap membantu dalam pengurusan dokumen kependudukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan inklusif di kota Jakarta.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer