Putri KW Jaga Tren Positif di Swiss Open 2025
Putri Kusuma Wardani kembali menunjukkan ketenangan dan konsistensinya di BWF World Tour Super 300 Swiss Open 2025. Tunggal putri Indonesia itu memastikan tiket ke perempat final setelah menaklukkan wakil India, Anupama Upadhyaya, dalam laga dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-19. Pertandingan berlangsung selama 41 menit dan sempat berjalan ketat, terutama saat memasuki poin-poin akhir.
Kemenangan ini tidak datang dengan mudah. Putri mengakui Anupama memberi tekanan cukup kuat dan mampu mengambil alih permainan di beberapa momen, khususnya dalam penguasaan area lapangan. Namun, Putri tetap mampu menjaga ritme dan menyelesaikan laga tanpa harus bermain tiga gim.
Fokus Mental Jadi Kunci di Poin-Poin Krusial
Usai pertandingan, Putri menyoroti pentingnya menjaga kondisi mental saat skor mulai menipis. Menurutnya, situasi seperti ini menuntut konsentrasi penuh agar permainan tidak mudah goyah. Evaluasi terhadap dirinya juga dilakukan setelah ia merasa sempat kehilangan fokus akibat padatnya jadwal turnamen sebelumnya, termasuk saat tampil di Super 1000 All England 2025.
Pengalaman itu membuat Putri lebih berhati-hati dalam mengelola tenaga dan fokus. Di level turnamen seperti Swiss Open, detail kecil sering menentukan hasil, dan Putri tampaknya cukup sadar bahwa ketenangan menjadi modal utama untuk terus melangkah jauh.
Han Qian Xi Menanti di Babak Perempat Final
Di babak delapan besar, Putri akan berhadapan dengan Han Qian Xi dari China. Nama lawan ini bukan asing baginya, karena Han juga pernah menyingkirkan rekannya, Ester Nurumi Tri Wardoyo, pada turnamen sebelumnya. Putri sendiri punya catatan kemenangan atas Han, tetapi hasil itu tak membuatnya lengah.
Dengan lawan yang sudah dikenal dan persaingan yang semakin ketat, Putri diperkirakan kembali harus mengandalkan disiplin permainan serta ketajaman saat reli panjang. Modal kemenangan atas Anupama memberi sinyal bahwa Putri masih berada di jalur yang tepat untuk menjaga asa Indonesia di sektor tunggal putri Swiss Open 2025.
Source link


