Friday, December 12, 2025
HomeBisnisProyek Flyover Sitinjau Lauik Selesai dalam Waktu 2,5 Tahun

Proyek Flyover Sitinjau Lauik Selesai dalam Waktu 2,5 Tahun

- Advertisement -
- Advertisement -

Proyek flyover Sitinjau Lauik yang menghubungkan Kota Padang dengan Solok, Provinsi Sumatera Barat, senilai Rp2,793 triliun diperkirakan akan selesai dalam waktu 2,5 tahun masa konstruksi dan 10 tahun masa operasi. Hal ini disampaikan oleh Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim. Proyek ini melibatkan PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (PT HPSL) sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP), yang merupakan konsorsium antara Hutama Karya dengan peran sebesar 55 persen dan Hutama Karya Infrastruktur 45 persen.

Pembangunan flyover ini meliputi perencanaan teknis, pembangunan jalan dan jembatan sepanjang 2,774 kilometer, serta preservasi selama masa operasional. Setelah selesai, flyover Sitinjau Lauik diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat Sumatera Barat, seperti konektivitas antarwilayah yang lebih baik, percepatan mobilitas penduduk, dan kemudahan akses ke fasilitas umum.

Selain itu, flyover ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di jalur Padang-Solok yang dikenal ekstrem, serta membuka akses lebih luas ke destinasi wisata unggulan di Ranah Minang seperti Danau Singkarak dan Lembah Harau. Dengan adanya infrastruktur ini, diharapkan potensi pariwisata dapat meningkat, distribusi barang dan logistik lancar, pertumbuhan ekonomi lokal meningkat, biaya logistik menurun, dan lapangan pekerjaan terbuka bagi warga lokal.

Proyek flyover Sitinjau Lauik dibangun dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan tujuan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan lalu lintas di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik yang rawan kecelakaan. Diharapkan pembangunan ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi Sumatera Barat, terutama dalam hal konektivitas dan pembangunan ekonomi.

Source link

Berita Terkait

Berita Populer