Peningkatan Rasio Dividen Bank Mandiri: Upaya untuk Menarik Investor
Menurut Kepala Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman, lonjakan rasio pembagian dividen Bank Mandiri menjadi 78 persen merupakan strategi untuk meningkatkan minat investor. Rasio pembagian dividen perseroan tersebut naik secara signifikan pada tahun buku 2024, dari sebelumnya hanya 60 persen selama tahun buku 2019-2023. Hal ini dilihat sebagai langkah jangka pendek untuk meningkatkan daya tarik saham di mata investor.
Selain meningkatkan rasio dividen, rencana buyback saham senilai Rp1,17 triliun juga dianggap dapat memperkuat persepsi para pelaku pasar terhadap fundamental perseroan. Namun, langkah buyback ini juga memiliki potensi untuk menciptakan distorsi harga saham yang bersifat sementara, bukan nilai intrinsik yang sebenarnya. Meskipun dapat memperbaiki rasio keuangan terkait earnings per share (EPS) dan return on equity (ROE), langkah tersebut tidak memberikan nilai tambah baru bagi produktivitas atau pertumbuhan aset perusahaan.
Munculnya perubahan jajaran komisaris dan direksi Bank Mandiri dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 25 Maret 2025, termasuk penunjukan kembali Darmawan Junaidi sebagai direktur utama, diyakini dapat membawa pergeseran kebijakan strategis dan penataan ulang arah manajerial. Pertumbuhan Bank Mandiri dalam mendukung agenda transformasi ekonomi nasional akan sangat dipengaruhi oleh peran dan kebijakan dari pengurus yang baru.
Pentingnya perbaikan tata kelola dan inovasi dalam menghadapi perubahan pengurus di Bank Mandiri juga ditekankan oleh Rizal. Tanpa perubahan tersebut, rotasi kelembagaan dianggap hanya sebagai pergantian kepemimpinan yang tidak memberikan dampak substansial bagi pertumbuhan perseroan. Dengan demikian, strategi perusahaan kedepannya harus didasarkan pada peningkatan efisiensi operasional dan dukungan terhadap transformasi ekonomi nasional, selaras dengan kepentingan investor dan pasar secara keseluruhan.








