Aksi buyback saham oleh perusahaan-perusahaan bank besar berhasil mengangkat penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir. Tiga bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) melakukan aksi buyback saham mereka dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Keputusan ini membuat sentimen positif di pasar saham Indonesia.
Lionel Priyadi, Fixed Income & Macro Strategist PT Mega Capital Indonesia, mengatakan bahwa aksi buyback Big Banks Himbara akan memberikan dampak positif bagi pasar saham Indonesia. Meskipun investor menunggu potensi perubahan manajemen, respons pasar cenderung positif. Rencana buyback saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mendapatkan persetujuan dalam RUPST mereka.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menerbitkan kebijakan pelaksanaan pembelian kembali saham tanpa melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk mengatasi fluktuasi pasar. Kebijakan ini disampaikan kepada direksi perusahaan terbuka melalui surat resmi OJK. IHSG menguat 3,35 persen pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (26/03), dengan 150 saham menguat, 148 saham melemah, dan 300 saham stagnan.
Upaya buyback oleh Big Banks Himbara memberikan dorongan positif bagi pasar saham Indonesia. Meskipun investor masih menunggu perubahan manajemen, respons pasar saat ini cenderung positif. Pembelian kembali saham oleh PT BBRI, PT BMRI, dan PT BBNI berhasil mendapat persetujuan dalam RUPST masing-masing. Kebijakan OJK tentang buyback saham tanpa RUPS juga diharapkan dapat stabilkan pasar saham di tengah fluktuasi. IHSG mengalami kenaikan 3,35 persen pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (26/03), menunjukkan dampak positif dari aksi korporasi tersebut.







