Tim nasional Indonesia di bawah arahan pelatih Patrick Kluivert berjuang melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan harapan bisa mencetak lebih dari satu gol. Kluivert mengungkapkan keyakinannya bahwa timnya seharusnya bisa mengamankan kemenangan 3-0 jika saja peluang emas yang didapatkan oleh Marselino Ferdinan dan Eliano Reijnders tidak terbuang pada babak kedua. Meskipun Indonesia berhasil unggul 1-0, Kluivert merasa ada ketegangan yang terjadi hingga akhir pertandingan.
Namun, keunggulan satu gol tersebut membuat laga terasa sulit bagi Indonesia, terutama saat beberapa pemain mulai kelelahan. Kluivert juga mencatat peningkatan performa Bahrain pada babak kedua dengan menciptakan enam peluang, berbeda dengan babak pertama di mana mereka hanya mampu melepaskan satu tembakan. Meskipun mengalami kesulitan, Kluivert menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari persaingan yang harus dihadapi oleh tim.
Debut Kluivert sebagai pelatih di kandang ditonton oleh hampir 70 ribu penonton yang begitu bersemangat. Melihat antusiasme mereka, Kluivert merasa senang bisa meraih kemenangan untuk mereka dan menganggapnya sebagai pengalaman yang fantastis. Dengan semangat yang tinggi dari para pendukungnya, Kluivert yakin bahwa timnas Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia.








