Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara telah mengumumkan susunan dewan penasihat yang terdiri dari para tokoh global di bidang investasi, ekonomi, dan pengelolaan dana. Salah satu nama terkenal yang tercantum di dalamnya adalah Jeffrey Sachs, seorang ekonom dan akademisi internasional asal Amerika Serikat. Jeffrey Sachs telah diakui secara luas atas kontribusinya dalam pembangunan berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan, membuat namanya tidak asing di kalangan akademisi dan praktisi ekonomi.
Pendidikan akademis Jeffrey Sachs dimulai dari gelar Bachelor of Arts (BA) di bidang Ekonomi dari Harvard University pada tahun 1976. Setelah itu, ia melanjutkan studi Magister (MA) di bidang Ekonomi di universitas yang sama, hingga meraih gelar Doktor (PhD) di bidang Ekonomi pada tahun 1980. Sachs telah memiliki pengalaman karier akademis yang luas, mulai dari menjadi Profesor Ekonomi di Harvard University hingga menjabat sebagai Direktur Earth Institute di Columbia University.
Selain itu, Jeffrey Sachs juga dikenal atas kontribusinya dalam menyusun regulasi global terkait pembangunan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Beberapa karyanya yang terkenal antara lain buku berjudul “The End of Poverty”, “Common Wealth: Economics for a Crowded Planet”, dan “The Price of Civilization”. Sachs juga telah menerima berbagai penghargaan internasional atas dedikasinya, termasuk Blue Planet Prize dan Tang Prize untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Sebagai bagian dari dewan penasihat BPI Danantara, peran Jeffrey Sachs diharapkan dapat memberikan wawasan global dalam pengelolaan investasi yang berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan. Dengan pengalaman dan pengetahuannya dalam strategi pembangunan berkelanjutan, Sachs diharapkan dapat membawa manfaat besar bagi perkembangan ekonomi dan investasi Indonesia.








