Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Himbara membawa dampak positif dalam hal buyback saham. Ini dianggap akan memberikan dampak positif bagi pasar saham Indonesia menurut Fixed Income & Macro Strategist PT Mega Capital Indonesia, Lionel Priyadi. Meskipun demikian, investor masih menunggu untuk melihat potensi perubahan dalam manajemen Himbara. Lionel mengatakan bahwa respons pelaku pasar saat ini cenderung positif, namun belum menjamin dampak jangka panjang dari aksi korporasi tersebut. Dua bank milik negara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), sudah menyetujui rencana untuk melakukan buyback saham dengan jumlah besar. Buyback ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor dan menyesuaikan diri dengan kondisi pasar. Sebelumnya, OJK telah menerbitkan kebijakan pelaksanaan buyback saham tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai respons terhadap kondisi pasar yang fluktuatif. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pasar, mengurangi tekanan, dan merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan pemangku kepentingan di pasar modal. Sepertinya buyback saham masih menjadi sorotan utama dalam dunia perbankan saat ini.








