Puncak liburan di Mandalika terjadi saat perayaan Lebaran Topat, yang jatuh tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) menetapkan target peningkatan jumlah kunjungan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai destinasi unggulan di Lombok Nusa Tenggara Barat sebesar lima persen selama libur Lebaran tahun 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Corporate Secretary Head Group InJourney Yudhistira Setiawan menjelaskan bahwa okupansi hotel bervariasi antara 32 hingga 75 persen, tergantung pada periode kunjungan. Selain itu, pengamanan kawasan diperkuat dengan total 105 personel ITDC Security, bersama dengan personel dari Polda NTB dan TNI, serta Brimob Polda NTB. Posko Lebaran Seru juga beroperasi selama 24 jam mulai dari 30 Maret hingga 8 April 2025 untuk memberikan layanan bagi wisatawan.
General Manager The Mandalika, Wahyu Moerhadi Nugroho, menyatakan bahwa daya tarik utama tradisi Lebaran di Mandalika adalah perayaan Lebaran Topat yang akan diadakan di Kuta Beach Park, menarik minat wisatawan yang ingin merasakan tradisi khas masyarakat Sasak. Di samping itu, untuk menarik kunjungan wisatawan, pihaknya juga menyediakan program “Lampaq” yang memungkinkan wisatawan menikmati pengalaman bersepeda di Sirkuit Mandalika dengan tiket masuk seharga Rp50.000. Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman eksklusif bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.
Destinasi wisata di KEK Mandalika yang bisa dinikmati oleh wisatawan antara lain Pantai Kuta, Pantai Tanjung Aan, Pantai Seger, Pantai Gerupuk, Bukit Meresek, Bukit Seger, dan Sirkuit Mandalika. Dengan berbagai program menarik dan destinasi yang menakjubkan, ITDC berharap dapat mencapai target peningkatan kunjungan wisatawan di Mandalika selama libur Lebaran tahun 2025.








