Pelatih ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari, menjelaskan mengapa Apriyani Rahayu dipasangkan dengan Febi Setianingrum. Keputusan ini didasari oleh evaluasi dari dua turnamen Eropa sebelumnya, yang menunjukkan perlunya mencoba komposisi baru dalam sektor ganda putri untuk meningkatkan performa. Sebelumnya, Apriyani kembali berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti setelah absen hampir enam bulan karena cedera. Namun, mereka tersingkir di babak-babak tertentu dalam turnamen Orleans Masters 2025 dan All England 2025.
Kondisi Apriyani saat ini sudah membaik, dan fokus selanjutnya adalah membangun kembali kepercayaan diri. Dia dipasangkan dengan Febi karena dianggap memiliki pengalaman dan kualitas yang dapat membantu potensi Febi berkembang lebih baik. Melalui pasangan baru ini, diharapkan mereka dapat saling melengkapi dan tampil solid di lapangan.
Nitya berharap bahwa Apriyani dapat membawa Febi mencapai level yang lebih tinggi, seperti yang dia raih saat dipasangkan dengan Fadia. Pasangan baru ini dijadwalkan akan debut di turnamen Taiwan Open 2025 dan Thailand Open 2025. Sementara itu, Siti Fadia Silva Ramadhanti akan kembali berpasangan dengan Lanny Tria Mayasari. Harapan besar juga dititipkan untuk kesuksesan pasangan baru ini di tengah persaingan di kancah bulu tangkis internasional.








