Pelatih Pelita Jaya, Johannis Winar, merasa puas dengan penampilan timnya setelah meraih kemenangan meyakinkan 95-59 atas NS Matrix Deers dalam pertandingan Basketball Champions League (BCL) Asia 2025 di GMSB Kuningan, Jakarta. Dia menekankan bahwa kunci keberhasilan Pelita Jaya terletak pada penguasaan permainan sejak awal dan kematangan dalam mengantisipasi permainan fisik dari lawan. Johannis juga mengungkapkan bahwa timnya memainkan permainan fisik dan agresif yang merupakan ciri khas dari tim basket oranye tersebut.
Kemenangan atas NS Matrix merupakan hasil dari permainan yang dominan, di mana Pelita Jaya berhasil memperlebar keunggulan mereka menjadi 53-29 saat turun minum. Penampilan gemilang dari James Dickey dengan double-double 21 poin dan 12 rebound, serta kontribusi Agassi Goantara dengan 16 poin, menjadi sorotan dalam pertandingan tersebut. Selain itu, KJ McDaniels dan Chris McCullough juga memberikan dampak positif dengan catatan statistik yang memuaskan.
Dengan kemenangan ini, Pelita Jaya memperoleh rekor tiga kemenangan dan satu kekalahan di Grup A BCL Asia, menjadikannya sebagai penutup manis dalam laga kandang mereka. Tim asal Jakarta ini sekarang akan bersiap untuk menghadapi Taoyuan Pilots dalam pertandingan selanjutnya di New Taipei City, Taiwan. Dalam misi membalas kekalahan telak sebelumnya, Pelita Jaya akan bertarung di jendela ketiga BCL Asia 2025 dengan harapan meraih hasil yang lebih baik.







