Stefanos Tsitsipas, juara bertahan Monte-Carlo Masters, berhasil lolos dari tekanan babak pembuka dengan mengalahkan petenis Australia, Jordan Thompson. Dalam pertandingan tersebut, Tsitsipas berhasil membalikkan keadaan setelah kalah dalam set pertama dengan skor 4-6, dan akhirnya memenangi pertandingan dengan skor 4-6, 6-4, 6-2. Tsitsipas mengungkapkan bahwa dia hanya berusaha menemukan konsistensi permainannya dan berhasil meraih kemenangan.
Pertandingan semakin menarik ketika Thompson bangkit dari ketertinggalannya dalam set kedua. Namun, Tsitsipas mampu merespons dengan lebih agresif dalam mengembalikan bola, terutama ketika ia bergerak ke baseline. Ini membawa Tsitsipas meraih kemenangan dan meningkatkan skor head to head dengan Thompson menjadi 4-1.
Tsitsipas juga berhasil mengatasi servisnya saat pertandingan berlangsung. Keterampilan pengembalian bola yang lebih agresif juga menjadi faktor kunci dalam kemenangan Tsitsipas. Thompson akhirnya menyesali pukulan smash-nya yang terlalu jauh, memberikan Tsitsipas keunggulan break yang menentukan.
Tsitsipas akan melanjutkan pertandingannya menghadapi Nuno Borges atau Pedro Martinez di babak ketiga. Tsitsipas, yang telah meraih tiga gelar dalam empat edisi ATP Masters 1000 Monte Carlo sebelumnya, memiliki rekor 21-3 dalam turnamen tersebut. Dengan gelar keempatnya, Tsitsipas menjadi petenis Yunani kedua tersukses setelah Nadal.
Di lapangan lain, juara Indian Wells Jack Draper juga mengawali musim lapangan tanah liatnya dengan kemenangan impresif. Draper menang dengan skor 6-1, 6-1 atas Marcos Giron dan akan melawan Tomas Martin Etcheverry atau Alejandro Davidovich Fokina selanjutnya. Alcaraz yang optimis di Monte Carlo juga menunjukkan peningkatan setelah penampilan buruk di Miami.
Artikel ini ditulis oleh Arindra Meodia dan diterbitkan oleh ANTARA.








