Sebanyak 32 ribu lebih pemudik telah kembali ke Jakarta melalui Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur selama periode angkutan Lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriah. Pengawas Operasional Terminal Terpadu Pulo Gebang, Mujib Tambrin, menyebutkan bahwa ada 32.754 penumpang yang tiba di terminal tersebut menggunakan 6.136 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) selama periode tersebut. Jumlah pemudik yang tiba tersebut terjadi sejak sepuluh hari sebelum Lebaran hingga setelah Lebaran dengan angka penumpang lebih dari 400 per hari. Pemudik terbanyak berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera. Angkutan mudik di Terminal Terpadu Pulo Gebang berjalan lancar tanpa kendala, dengan ketersediaan armada bus AKAP yang memadai dan pelayanan yang baik.
Terminal Terpadu Pulo Gebang juga menyediakan layanan angkutan malam hari bagi pemudik yang tiba di terminal tersebut. Dengan kerja sama bersama Transjakarta, pemudik dapat memanfaatkan bus angkutan malam hari dari pukul 12 malam hingga pukul 5 pagi. Fasilitas ini merupakan antisipasi kedatangan warga dari kampung halaman pada dini hari hingga pagi hari. Selain itu, tersedia juga penginapan khusus bagi penumpang bus yang turun di terminal tersebut dengan membayar Rp15.000 untuk istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan selanjutnya. Evaluasi terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.








