PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota dari Holding BUMN Pertambangan MIND ID, meraih laba bersih sebesar Rp5,1 triliun pada tahun 2024. Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, dalam konferensi pers di Jakarta, mengungkapkan bahwa kinerja yang mengesankan ini didorong oleh penjualan ekspor yang mencapai 20,26 ton atau mengalami pertumbuhan 30 persen secara tahunan. Pendapatan perusahaan mencapai Rp42,76 triliun, dengan laba bersih mencapai Rp5,1 triliun dan EBITDA Rp8,30 triliun. Total aset perusahaan pada akhir Desember 2024 mencapai Rp41,79 triliun, tumbuh 8 persen secara tahunan.
Penjualan ekspor selama tahun 2024 naik 30 persen, sedangkan penjualan domestik meningkat 6 persen menjadi 22,64 juta ton. Total penjualan batu bara pada tahun tersebut mencapai 42,89 juta ton, tumbuh 16 persen secara tahunan. Meskipun penjualan PTBA didominasi oleh pasar domestik, ekspor semakin meningkat, dengan pasar domestik menyumbang 53 persen dan ekspor sebesar 47 persen.
Perusahaan berhasil melaksanakan belanja modal sebesar Rp2,35 triliun pada tahun tersebut, meningkat 17 persen dari tahun sebelumnya. Belanja modal ini terutama digunakan untuk pengembangan bisnis, termasuk pengembangan angkutan batu bara Tanjung Enim-Keramasan. PTBA juga berhasil mempertahankan kinerja baiknya meskipun banyak tantangan, seperti koreksi harga batu bara dan fluktuasi pasar.
Pihak perusahaan terus berupaya memaksimalkan pasar domestik dan ekspor guna mempertahankan kinerja positif. Selain itu, PTBA tetap fokus pada cost leadership di seluruh lini perusahaan untuk menjaga efisiensi yang optimal. Pengendalian nisbah kupas yang masih di bawah target menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja.


