Pelatih ganda putra pelatnas bulu tangkis Indonesia, Antonius Budi Ariantho, mengungkapkan bahwa pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin serta Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana perlu meningkatkan kekuatan fisik dan ketahanan untuk bersaing di level tertinggi, terutama setelah penampilan mereka di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia (BAC) 2025. Anton menyatakan bahwa pola permainan dan semangat bertanding kedua pasangan tersebut sudah baik, namun kekuatan ekstra diperlukan dalam pertandingan ganda putra yang penuh dengan pertarungan ketat sejak babak awal.
Menurut Anton, persiapan yang lebih intens harus dilakukan mengingat lawan-lawan dari babak 32 besar sudah seimbang dan membutuhkan tenaga ekstra. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan teknik bertahan dan adaptasi terhadap permainan, terutama dalam menghadapi shuttlecock yang lambat di beberapa turnamen. Anton berharap evaluasi ini dapat menjadi acuan bagi para pemain dan tim pelatih dalam merancang program latihan yang lebih efektif menjelang kejuaraan-kejuaraan penting mendatang.
Pada Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2025, ganda putra Indonesia kembali gagal meraih gelar juara, sehingga memperpanjang paceklik sejak tahun 2022. Leo/Bagas berhasil meraih perunggu setelah tersingkir di semifinal, sedangkan Fikri/Daniel terhenti di perempat final. Selain itu, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga tergugur di perempat final, begitu pula dengan Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani yang terhenti di babak pertama. Keberhasilan dan kegagalan ini memberikan banyak pelajaran bagi pemain dan tim pelatih untuk terus memperbaiki performa dan strategi dalam persiapan turnamen selanjutnya.


