Pembalap Red Bull KTM Tech3, Maverick Vinales, mengungkapkan rasa syukurnya atas podium tempat kedua di Sirkuit Lusail, Qatar, meski harus menerima hukuman penalti 16 detik dari FIM karena tekanan ban rendah. Meskipun posisinya turun menjadi ke-14 setelah balapan, Vinales tetap merayakan pencapaiannya tersebut sebagai kemenangan. Balapan di Qatar menampilkan performa gemilang dari Vinales bersama RC16 miliknya, meskipun akhirnya harus mengakui keunggulan Marc Marquez. Meskipun finis kedua, Vinales dihukum karena gagal memenuhi tekanan ban minimum yang ditetapkan selama balapan. Manajer tim Tech3, Nicolas Goyon, merasa kecewa dengan kesempatan podium yang terlewatkan akibat hukuman tersebut, menggambarkannya sebagai hal yang “pahit”. Meskipun demikian, Vinales hanya mengumpulkan dua poin dari balapan tersebut, menjadikannya berada di posisi ke-18 dalam klasemen. Seri berikutnya MotoGP 2025 akan digelar di Jerez, Spanyol, dalam dua pekan mendatang. Alex Marquez juga meminta maaf setelah insiden kontak dengan Diggia di GP Qatar.








